Total Emisi Obligasi-Sukuk Sepanjang 2025 Tembus Rp195,85 T

- Pencatatan obligasi dan sukuk PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) mencatatkan Obligasi Berkelanjutan IV Sarana Multi Infrastruktur Tahap IV Tahun 2025 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Sarana Multi Infrastruktur Tahap II Tahun 2025.
- Total emisi obligasi dan sukuk sepanjang 2025 sebanyak 164 emisi dari 76 emiten senilai Rp195,85 triliun.
- SBN tercatat di BEI berjumlah 191 seri dengan nominal mencapai Rp6.423,84 triliun dan 352,10 juta dolar AS. EBA yang tercatat di BEI mencapai tujuh emisi, dengan nilai mencapai Rp2,13 triliun.
Jakarta, IDN Times - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat sepanjang tahun ini mencapai Rp195,85 triliun.
Sekretrais Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan, selama periode 24—28 November 2025 terdapat pencatatan dua emisi di BEI.
"Selama sepekan, terdapat pencatatan satu obligasi dan satu sukuk di BEI," kata dia, dikutip dari keterangan resminya, Minggu (30/11/2025).
1. Pencatatan obligasi dan sukuk

PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) mencatatkan Obligasi Berkelanjutan IV Sarana Multi Infrastruktur Tahap IV Tahun 2025 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Sarana Multi Infrastruktur Tahap II Tahun 2025 pada Jumat (28/11).
"Hasil pemeringkatan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk obligasi dan sukuk tersebut masing-masing idAAA (Triple A) dan idAAA(sy) (Triple A Syariah) dengan wali amanat PT Bank Mandiri (Persero) Tbk," kata Kautsar.
2. Total emisi obligasi dan sukuk

Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang 2025 sebanyak 164 emisi dari 76 emiten senilai Rp195,85 triliun.
Sementara itu, dengan pencatatan tersebut maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 652 emisi dengan nilai nominal outstanding Rp534,02 triliun dan 134,01 juta dolar AS, yang diterbitkan oleh 136 emiten.
3. SBN dan EBA di BEI

Adapun Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI saat ini berjumlah 191 seri. Nominal dari 191 seri SBN mencapau Rp6.423,84 triliun dan 352,10 juta dolar AS.
Sedangkan Efek Beragun Aset (EBA) yang tercatat di BEI mencapai tujuh emisi, dengan nilai mencapai Rp2,13 triliun.



















