Cadangan Pangan Aman buat 324 Hari, Termasuk Beras Bulog

- Pemerintah memastikan cadangan pangan nasional aman hingga 324 hari ke depan, meski ada tantangan geopolitik global dan potensi dampak El Nino pada 2026.
- Stok beras Bulog mencapai sekitar 3,7 juta ton, ditambah cadangan di sektor horeka lebih dari 12 juta ton serta potensi produksi padi di lahan.
- Bulog siap menggunakan stok beras untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga, sambil memperkuat penyerapan hasil panen dalam negeri secara terencana.
Jakarta, IDN Times - Pemerintah memastikan cadangan pangan nasional masih dalam kondisi aman di tengah dinamika geopolitik global dan potensi dampak El Nino pada 2026.
Cadangan tersebut berasal dari berbagai sumber, mulai dari stok pemerintah hingga potensi produksi pertanian yang masih berada di lahan. Hal itu disampaikan Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman dalam konferensi pers di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (6/3/2026).
1. Cadangan pangan disebut cukup untuk 324 hari

Amran mengatakan, pemerintah telah menghitung total cadangan pangan nasional dengan mempertimbangkan situasi geopolitik global yang memanas.
“Setelah kami menghitung kekuatan cadangan pangan nasional dengan mempertimbangkan kondisi geopolitik global yang memanas, alhamdulillah cadangan pangan kita saat ini tersedia hingga 324 hari ke depan. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, karena ketersediaan pangan kita cukup dan terus kami perkuat,” ujar Amran.
Menurutnya, perhitungan tersebut berasal dari sejumlah sumber cadangan pangan yang ada saat ini.
2. Stok beras Bulog mencapai 3,7 juta ton

Cadangan pangan nasional antara lain berasal dari stok beras pemerintah yang dikelola Perum Bulog. Amran menyebutkan, stok beras Bulog saat ini mencapai sekitar 3,7 juta ton.
Selain itu, terdapat cadangan beras di sektor hotel, restoran, dan kafe (horeka) yang diperkirakan lebih dari 12 juta ton. Di sisi lain, pemerintah juga memperhitungkan potensi produksi dari tanaman padi yang masih berada di lahan atau standing crop.
3. Bulog siap gunakan stok untuk stabilisasi harga

Direktur Operasi Perum Bulog, Andi Afdal mengatakan, cadangan beras pemerintah saat ini dalam kondisi aman.
“Bulog memastikan bahwa stok beras yang saat ini dikelola berada dalam kondisi aman dan cukup untuk menjaga ketersediaan pangan nasional. Stok ini juga siap digunakan untuk berbagai kebutuhan intervensi pemerintah guna menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di masyarakat,” kata Afdal.
Dia menambahkan, Bulog terus memperkuat pengelolaan cadangan beras melalui penyerapan produksi dalam negeri serta distribusi yang terencana. Langkah tersebut dilakukan agar pasokan pangan tetap terjaga di tengah berbagai tantangan global.


















