Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Bebatuan yang Semakin Tajam
ilustrasi berdiri di pinggir laut (pexels.com/Diego F. Parra)

Jalan ini tidak ramah sejak awal
Permukaannya kasar dan tidak rata
Namun semakin jauh langkah dibawa
Semakin terasa perih di telapak kaki

Setiap pijakan tidak lagi sekadar berat
Ujung-ujungnya mulai melukai
Seperti sesuatu yang terus mengeras
Di tempat yang tidak bisa dihindari

Aku sempat berhenti untuk menimbang
Mencari kemungkinan jalan lain
Namun arah yang tersedia tetap sama
Kembali pada jalur yang tidak mudah

Tidak ada cara untuk memuluskan
Tidak ada waktu untuk menunggu
Langkah tetap harus kuteruskan
Meski bebatuan semakin tajam

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorYudha ‎