Langit menyuapkan hujan
Ke bibir tanah yang pecah-pecah.
Namun dahaga tak pernah selesai,
sebab air pun belajar menjadi api,
Dan abu diam-diam menyulap musim
Nestapa mengenakan mahkota
Bersorak selembut fajar,
Sedang netra menyimpan ribuan senja
Bersulang meneguk ironi
Katanya di surga kaya-raya
Sekadar bualan usang
Bahkan tanah surga, tak menjamin tanpa kelaparan
![[PUISI] Bersulang Ironi](https://image.idntimes.com/post/20220313/pexels-cottonbro-3171815-d970b9a19a754cc9ecd9f9b6f7df74c6-ea11301fb566f3c5ea3295f2d4786de7.jpg)