Raut wajah lelahmu semakin terlihat
Kau pulang larut lagi hari ini
Melewatkan kehangatan makan malam, lagi
Tak banyak bicara
Kau menutup pintu kamar
Menangis sendirian
Sambil memeluk keluh kesah yang terpendam
Merasa ingin berhenti
Namun, berulang kali berpikir
Bila berhenti disini
Maka yang kamu dapatkan hanyalah kekecewaan
Jadi, kau selalu memohon kekuatan
Agar bisa lebih lama bertahan
Untukmu, yang sedang berjuang
Jangan pernah berhenti
Walaupun lelah dan amarah melingkupi
Bertahanlah sekali lagi
Sekali lagi
Dan sekali lagi
Untukmu, yang dalam perjalanan menuju impian
Jangan takut gagal
Meski harus tersandung hingga terluka
Tetaplah melangkah
Jauhi segala sesuatu tentang menyerah
Untukmu, aku selalu ada disini
Jangan pernah merasa sendiri
Bila sayapmu terluka, aku akan datang menyembuhkan
Jika dirimu melampaui batas, aku pasti akan memperingatkan
Jadi, untukmu
Mari berjuang bersama
Berbagi rasa dan petualangan
Mari lebih bersabar lagi
Agar teraih kesuksesan yang indah
Yang keindahannya bertahan lama
Laksana bunga anggrek
Yang memekarkan diri begitu lama
Dan berakhir dengan kecantikan yang awet pula
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Bunga Anggrek
![[PUISI] Bunga Anggrek](https://image.idntimes.com/post/20180526/orchid-3323148-960-720-623daeb8f8481bcfdabb83def38b98a4.jpg)
Pixabay.com
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Topics
Editorial Team
EditorPaulus Risang
Related Article
[PUISI] Penyesalan24 Sep 2026, 11:07 WIB
[PUISI] Kidung yang Agung24 Sep 2026, 08:28 WIB
[PUISI] Aku Kira Dewasa Akan Terasa Berbeda24 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Emas Ditukar Lapar24 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Amerta di Tengah Gelap23 Sep 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Di Antara Senja23 Sep 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Di Antara Gugur dan Tumbuh23 Sep 2026, 17:47 WIB
[PUISI] Rimba Digadai23 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Ia Bukan Lagi Perempuan yang Sama23 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Jam yang Memakan Usia22 Sep 2026, 17:07 WIB
[PUISI] Separuh Percaya yang Dipaksa22 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Dari Luka Tumbuh Kehidupan22 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Daku dan Harap21 Sep 2026, 20:17 WIB
[PUISI] Cinta yang Membuatku Ragu21 Sep 2026, 19:07 WIB
[PUISI] Menutup Pintu Luka21 Sep 2026, 08:48 WIB
[PUISI] Berhenti Saat Remang21 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Musim Baru untuk Pohon yang Lelah21 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Hilang20 Sep 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Dunia Bukan Milik Kita20 Sep 2026, 20:17 WIB
[PUISI] Dunia yang Berisik20 Sep 2026, 17:47 WIB