Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Cerita Pagi Ini

[PUISI] Cerita Pagi Ini
ilustrasi simpangan jalan (pexels.com/Gayoung Yu)

Abu membayang di ujung simpang
Dipantulkan caya remang lampu jalanan
Adakah yang memulai pagi ini dengan serampangan?
Tak menyapa tuhan saat fajar. Seenak jidat minta rezeki segunung

Rindu tercerminkan pada tiap spion truk
Mengejar waktu sebisanya
Mungkin-mungkin juga terkantuk
Namun dompet haruslah berisi, demi si anak putri yang menanti dengan setia

Namun seorang anomali sedang tertidur tenang di kursi
Lakukan benar dipuji
Lakukan salah tinggal klarifikasi
Sungguh malang si badan diri, tak ada fitur klarifikasi di akhirat nanti

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Lahan Basah

02 Apr 2026, 22:22 WIBFiction
[PUISI] Rahasia Pagi

[PUISI] Rahasia Pagi

02 Apr 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Bahasa Air Mata

[PUISI] Bahasa Air Mata

01 Apr 2026, 21:22 WIBFiction
[PUISI] Reruntuhan Cahaya

[PUISI] Reruntuhan Cahaya

01 Apr 2026, 05:04 WIBFiction