Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Cermin yang Retak

[PUISI] Cermin yang Retak
ilustrasi cermin yang retak (unsplash.com/Savannah B.)

Kutatap wajah di cermin retak
Serpihan kaca memantulkan kemurnian
Mata yang sama, namun, berbeda nyala
Siapakah aku dalam pecahan ini?

Garis-garis waktu mengukir cerita
Di setiap sudut yang tak lagi sempurna
Senyum yang dulu, kini tersembunyi
Di balik retakan, menunggu dikenali

Kucoba merangkai kembali diriku
Dari potongan-potongan yang terserak
Namun, justru dalam ketidaksempurnaan
Kutemukan kekuatan yang tersembunyi

Mungkin aku tak perlu menjadi utuh
Untuk dapat menerima bayanganku
Dalam retakan ini kulihat keunikan
Cermin yang retak, namun, jiwa yang tegar

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Theodore Siagian
EditorTheodore Siagian
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Menyembuhkan Diri

10 Mei 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Pelan

[PUISI] Pelan

09 Mei 2026, 17:57 WIBFiction
[PUISI] Tabungan Rasa

[PUISI] Tabungan Rasa

09 Mei 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Perangai Mematikan

[PUISI] Perangai Mematikan

09 Mei 2026, 08:48 WIBFiction
[PUISI] Niskala

[PUISI] Niskala

08 Mei 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Kepada Kegagalan

[PUISI] Kepada Kegagalan

07 Mei 2026, 05:25 WIBFiction