Kita tidak perlu janji besar
Cukup duduk berdua di teras sore
Menyaksikan matahari pamit perlahan
Tanpa kata tanpa rencana panjang
Kau bercerita tentang hari yang biasa
Aku mendengarkan dengan hati yang lapang
Tak ada debat siapa benar siapa kalah
Hanya tawa kecil yang menenangkan
Di meja sederhana, secangkir the dan roti hangat
Menjadi saksi bahwa bahagia tak harus megah
Kita tumbuh bukan dari kata manis
Melainkan dari keikhlasan yang tak bersuara
Cinta kita tidak berisik
Namun hadir dalam menatap
Dalam sabar menunggu
Dan dalam diam yang penuh pengertian
Damai bukan karena dunia sempurna
Tapi karena kita memilih untuk tidak berperang
Dalam kesederhanaan ini
Aku menemukan rumah di matamu yang tenang
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Damai di Tengah Kesederhanaan
![[PUISI] Damai di Tengah Kesederhanaan](https://image.idntimes.com/post/20230426/pexels-oleksandr-pidvalnyi-320007-f1cb6b205e1834d4b9ff40b171ef084a-fffc5829a5da21e024b4beb409002341.jpg)
Ilustrasi kesendirian yang damai (pexels.com/Oleksandr Pidvalnyi)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editorial Team
EditorNabila Inaya
Related Article
[PUISI] Membiarkan Sepi Tinggal29 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Rasa yang Berhak Diakui Keberadaannya29 Agu 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Hati, Pikiran, dan Kesepakatan pada Tuhan28 Agu 2026, 21:22 WIB
[PUISI] Saat Pikiran Menjadi Arah28 Agu 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Yang Terlambat28 Agu 2026, 07:07 WIB
[PUISI] Jeda28 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Pesta Arang28 Agu 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Mencari Tempat Berpulang 27 Agu 2026, 22:07 WIB
[PUISI] Satu-satunya Payung27 Agu 2026, 21:22 WIB
[PUISI] Keberhasilan yang Terasa Seperti Kewajiban27 Agu 2026, 09:48 WIB
[PUISI] Luka Generasi27 Agu 2026, 07:07 WIB
[PUISI] Dahulu27 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Jejak Simpanan27 Agu 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Memeluk Sesak26 Agu 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Negeri yang Kupanggil Pulang26 Agu 2026, 20:48 WIB
[PUISI] Kerlipan Malam Fana26 Agu 2026, 07:07 WIB
[PUISI] Pohon yang Menolak Tumbang26 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Rumah Kosong26 Agu 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Panggung Pentas Pribadi25 Agu 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Mengapa Kami Harus Menjadi Normal?25 Agu 2026, 20:52 WIB