Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Dan Mungkin Seumur Hidup
ilustrasi orang duduk (pexels.com/Özgür Avşar)

Terhadap seorang anak
yang memikul keberatan
di pundak kanan dan kiri
bukan karena dirinya lemah
justru terlalu kuat bertahan

Ia bertanya kapan akan usai
rasa sakit ini enggan berakhir
menggores setiap inci hatinya
padahal ia terus berusaha
namun kau buatnya merana

Bahkan bila dirinya beranjak
dan kini tergantikan manis
tak akan menumpas fakta
bekas lukanya membekas
seumur hidup, di hatinya

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorYudha ‎