Aneh rasanya hidup di antara kerumunan manusia
Menertawakan lelucon yang tak sedikit pun lucu
Menjual kehangatan palsu demi sebuah penerimaan
Menjaga gengsi agar tak terlihat kaku

Bukankah hebat cara kita berbaur?
Awalnya mungkin sekadar berpura-pura
Meladeni demi sebuah profesionalitas dan aturan
Tetapi lama-lama menjadi terbiasa dan tulus

Hingga kita lupa di mana batas diri yang asli
Tenggelam dalam peran yang terus diulang tiap hari
Ah, betapa mahirnya kita merawat kepalsuan
Sampai topeng itu menjelma menjadi wajah kenyataan