Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Daratan Masih Hujan

[PUISI] Daratan Masih Hujan
unsplash.com/Nick Scheerbart

Aku berhenti sejenak 'tuk menatap senja
Cahaya yang terpendar lantas buyarkan gundah
Hanya saja, awan hitam masih membayangi
Ciptakan elegi untuk manusia penyendiri ini

Hujan semakin deras di bulan ini
Buatku gagal 'tuk mawas diri
Pupuslah sederet resolusi
Yang terlukis semasa Januari

Hujan belum berhenti
Buatku terjerembab dalam lubang duri
Akankah Ramadan bakal menghampiri?
Biarkanku perbaiki diri

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
E N C E K U B I N A
EditorE N C E K U B I N A
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sunyi yang Mendesak

24 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction