Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Bunga yang Gugur Tanpa Musim

[PUISI] Bunga yang Gugur Tanpa Musim
Mawar layu dengan latar belakang yang rimbun dan gelap (pexels.com/Clara Mortenson)
Share Article

Aku pernah tumbuh di tanah yang tidak selalu ramah,
menyerap cahaya yang datang sesekali,
dan belajar mekar
tanpa janji untuk selalu bertahan.

Aku tidak sempat memahami
mengapa beberapa hal datang terlalu cepat
lalu pergi
tanpa pamit dan sempat dikenali.

Seperti bunga yang gugur tanpa musim,
aku jatuh bukan karena waktu yang telah ditentukan,
melainkan karena sesuatu di dalam diriku
perlahan kehilangan arti dan daya untuk tetap berdiri.

Tidak ada badai besar yang menerpa,
tidak ada alasan yang jelas,
hanya kelayuan perlahan
yang tak sempat dipahami siapa pun.

Jika suatu hari kau melihat sisa kelopakku,
jangan tanya mengapa aku tidak memilih untuk bertahan,
karena bahkan aku sendiri
tak selalu mengerti cara kehilangan itu bekerja.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya

Related Articles

See More

[PUISI] Ketika Harapan Masih Bernapas

01 Jul 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Nestapa Embun

[PUISI] Nestapa Embun

30 Jun 2026, 10:07 WIBFiction
[PUISI] Samudera Suci

[PUISI] Samudera Suci

30 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pemain Curang

[PUISI] Pemain Curang

30 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lambang Buram

[PUISI] Lambang Buram

29 Jun 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Cerita dari Bahari

[PUISI] Cerita dari Bahari

29 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Rumah yang Salah

[PUISI] Rumah yang Salah

28 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Masa Usang

[PUISI] Masa Usang

26 Jun 2026, 21:07 WIBFiction