Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Dari Detik Pertama Film Mengudara
Ilustrasi seseorang duduk di antara bangku kosong bioskop (pexels.com/@tima-miroshnichenko)

Di antara kursi merah merona

Duduk di tengah-tengah kumerana

Seorang diri bak dunia milikku saja

Jaket bulu senada warna kursinya

Sekilas terlihat bak puan berkepala

Jua leher tanpa tubuh lengkapnya

Cahaya mulai meredup sebagai tanda

Film telah dimulai sesaat kududuk santai

Mencari senang setitik untuk diriku yang lihai

Memainkan peran di panggung sandiwara

Selama tiga puluh satu tahun lamanya

Sorot mataku yang kosong melompong

Merekam setiap adegan film di layar kaca

Tanpa melontarkan secercah pun komentar

Di lisan jua di lubuk hatiku ini telah tertelan

Dalam lautan kenikmatan hiburan semata

Enggan menyeret ke alur kehidupan nyata

Karena, sekali aku kedipkan sebuah fakta

Dari detik pertama filmnya mengudara

Duniaku kacau balau tanpa aba-aba

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editor’s Picks

Editorial Team