Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Demi Diri Sendiri

[PUISI] Demi Diri Sendiri
Ilustrasi Kaca Pecah (Pexels.com/Med Ahabchane)

Menuntut tanpa henti

Tak sekali pun memberi

Hanya ada ego yang mengalir tak terbendung lagi

Mataku bersaksi

 

Dia seolah tak pernah sadar

Bibirnya berucap bahwa ia ingin belajar

Namun, semua itu ternyata sebatas ikrar

Tanpa sedikit pun bukti yang berkibar

 

Tak perlu lagi bersembunyi

Aku telah merasakan dengan pasti

Semua dilakukannya demi diri sendiri

Percayalah! Tak ada setitik pun rasa peduli

 

Semua yang kuucapkan tak pernah berguna

Apa yang kulakukan tak dianggap berarti olehnya

Hanya satu yang diinginkannya

Kepuasan diri yang tak dapat sirna

 

Bagaimana semua dapat berakhir?

Lelah seakan menjelma bagai banjir

Jika pun melantunkan syair

Apa gunanya di hadapan orang yang enggan berpikir?

 

April 2022

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Mohammad Azharudin
EditorMohammad Azharudin
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Kepada Hari Jumat

11 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Tak Punya Kuasa

[PUISI] Tak Punya Kuasa

11 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bilik Nostalgia

[PUISI] Bilik Nostalgia

10 Apr 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Bayang Tanpa Nama

[PUISI] Bayang Tanpa Nama

09 Apr 2026, 19:48 WIBFiction
[PUISI] Perjalanan Lara

[PUISI] Perjalanan Lara

09 Apr 2026, 05:04 WIBFiction