Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Di Antara Luka dan Kemungkinan
ilustrasi pria yang sedang bersedih (pexels.com/Inzmam Khan)

Masih ada bekas pada langkah
Dari pintu yang menutup berkali-kali
Namun di sela retaknya keyakinan
Tumbuh sesuatu yang belum kukenali

Aku tak ingin menyebutnya harapan
Barangkali itu hanya keberanian
Sesuatu yang belum pernah muncul
Setelah lama hidup dalam ketakutan

Kubiarkan masa depan menjadi misteri
Tak perlu kupaksa menunjukkan jalannya
Aku hanya akan mengisi hari ini
Dengan tangan yang kembali bekerja

Di antara luka dan kemungkinan
Aku memilih berdiri di tengahnya
Membawa segala yang pernah patah
Untuk melihat sejauh mana ia bisa membawaku.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorYudha ‎