Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Di Balik Jendela Gedung Tinggi

[PUISI] Di Balik Jendela Gedung Tinggi
ilustrasi di balik jendela gedung tinggi (pexels.com/Manuel Joseph)
Share Article

Di balik kaca bening yang menjulang,
ada tangan-tangan kecil menggapai tanpa jawaban.
Mereka menatap langit, tapi hanya melihat bayangan lampu kota.

Di dalam gedung, tawa bergema bersama pesta.
Namun di luar, jalanan berbisik dengan perut lapar.
Kontras tajam antara kenyang dan kosong.

Setiap jendela tinggi menyimpan rahasia ketidakpedulian.
Suara rakyat kecil teredam oleh tirai sutra.
Malam pun membungkam, menyisakan jerit yang tak terdengar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya

Related Articles

See More

[PUISI] Aku Tumbuh dari Luka yang Diberi Ayah

20 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

19 Jun 2026, 11:07 WIBFiction
[PUISI] Jurang

[PUISI] Jurang

18 Jun 2026, 16:47 WIBFiction
[PUISI] Parade Rasa

[PUISI] Parade Rasa

17 Jun 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Tak Tersentuh

[PUISI] Tak Tersentuh

16 Jun 2026, 21:07 WIBFiction