hujan turun di malam yang syahdu
kala purnama berlayar ke pangkuan semesta
orang-orang berlarian sibuk mencari tempat berteduh
aku berdiam di tempat
"Kenapa kau tidak berteduh?" tanyamu membawakan payung
aku terdiam memungut rintik hujan
menyimpannya di saku celanaku
"Untuk apa aku berteduh?
Bukankah selama ini aku telah berteduh di mata indahmu?"
matamu berbinar
dan aku terlena
sampai lupa siapa diriku sebenarnya
![[PUISI] Di bawah Teduh Matamu](https://image.idntimes.com/post/20260614/1000231468_238d42e4-64a4-481c-b3ef-8b2e346892a0.jpg)