Aku menerka-nerka,
siapa yang sedang mengembara
di lautan lepas yang menelan segala
di tengah badai yang sangat gila
dihantam gelombang yang memecah tangis
juga rindu ini yang menghampiriku dengan sadis
Aku menebak-nebak,
siapa yang nanti akan bersandar
di tepian pelabuhan paling sunyi
di kala merah senja menyala berdarah-darah
di antara perahu yang sedang singgah
juga kenangan yang membuatku gundah
Kemudian, aku menemukanmu
yang setia menanti
di pelabuhan terakhir yang paling sepi
di sini
di sisa kepingan hati yang remuk tak ada arti
![[PUISI] Engkaulah Pelabuhan Terakhir](https://image.idntimes.com/post/20260608/1000353566_dd544bd3-e24e-4197-8766-b816a6aa16ea.jpg)