Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Engkaulah Pelabuhan Terakhir
ilustrasi pelabuhan (pexels.com/Being Momentx)

Aku menerka-nerka,
siapa yang sedang mengembara
di lautan lepas yang menelan segala
di tengah badai yang sangat gila
dihantam gelombang yang memecah tangis
juga rindu ini yang menghampiriku dengan sadis

Aku menebak-nebak,
siapa yang nanti akan bersandar
di tepian pelabuhan paling sunyi
di kala merah senja menyala berdarah-darah
di antara perahu yang sedang singgah
juga kenangan yang membuatku gundah

Kemudian, aku menemukanmu
yang setia menanti
di pelabuhan terakhir yang paling sepi
di sini
di sisa kepingan hati yang remuk tak ada arti

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team