Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Frasa Luka

[PUISI] Frasa Luka
ilustrasi perempuan menyendiri (pixels.com/Leah Kelly)

Aku hanyalah sepenggal frasa yang tak mampu merangkai kalimat secara utuh

Sedangkan, kau adalah paragraf yang terangkai oleh untaian kata bersama rasa yang meluruh

Aku hanyalah pengemis perhatian yang lupa akan sebuah realita

Nyatanya, kau hanya mencariku saat sepi, tak membutuhkanku lagi saat kau telah bahagia

 

Hadirku ibarat kepakan sayap nyamuk yang membisingkan

Sedangkan, yang kau nanti adalah kepakan sayap kupu-kupu yang indahnya kau dambakan

Aku adalah pilu yang terlahir dari sebuah harapan semu tiada akhir

Sedangkan, kau adalah kepastian yang melahirkan sebuah kebahagiaan tiada akhir

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Endah Ayu Adisti
EditorEndah Ayu Adisti
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Nyanyian Sunyi untuk Rumah Lama

01 Apr 2026, 11:07 WIBFiction
[PUISI] Reruntuhan Cahaya

[PUISI] Reruntuhan Cahaya

01 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bunga Surga

[PUISI] Bunga Surga

29 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Abu Pekat

[PUISI] Abu Pekat

29 Mar 2026, 21:04 WIBFiction
[PUISI] Mencari Damai

[PUISI] Mencari Damai

29 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Kalian Bisa Apa?

[PUISI] Kalian Bisa Apa?

28 Mar 2026, 21:44 WIBFiction