Diam-diam aku menaruh harap
Aku ingin kita menua dalam cerita yang sama
Namun sesal lebih dulu memenuhi ruang yang kusisakan
Mungkin bagimu aku hanyalah luka di masa lalu
Aku datang bersama harap
Membawa maaf yang telah lama kehilangan musimnya
Namun waktu rupanya telah memilih arah lain
Sesal tumbuh tanpa sempat kutahan
Mengapa rasa begitu terlambat menghampiri
Ketika sudah ada sosok lain yang menemanimu
Lalu mengapa kau masih menyalakan cahaya di mataku?
Kemudian kau menghilang seperti kabut yang tak sempat kupahami
Cahaya yang sempat kupeluk ternyata hanya singgah
Dan sejak itu
Tak ada lagi jalan yang mempertemukan kita
Kudengar kini kau kembali menggenggam tangan yang lain
Dan saat itulah kusadari,
Penyesalan tak pernah mampu mengembalikan waktu
Ia hanya mengajarkanku bahwa ada musim yang tak bisa diulang
![[PUISI] Harap yang Datang Terlambat](https://image.idntimes.com/post/20260709/pexels-karola-g-5202544_cab9630a-a44b-421d-81a9-93c00daf25f4.jpg)