Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Ikrar

[PUISI] Ikrar
ilustrasi tangan (unsplash.com/Marcus Wallis)

Aku mungkin bukanlah yang terbaik yang Dia pertemukan untukmu
Namun, tatkala jemarimu mendekap erat kedua tanganku
Aku berjanji
'Tuk korbanku ragaku agar selalu bersamamu

Aku mungkin bukanlah yang terindah yang Dia pertemukan untukmu
Aku tak mampu ciptakan senyum di tiap kau memandangku
Namun, hadirmu menggugahku
'Tuk s'lalu hadirkan pelangi di tiap badaimu

Dan aku memang bukanlah yang terkuat yang Dia pertemukan untukmu
Dalam ikrarku 'tuk selalu tersenyum hingga napas terakhirmu
Aku tak mampu menepatinya
Menetes air mata seraya angin berembus membawa seluruh kenangan kita

Kaulah pertama dan terakhirku
Aku bersyukur dapat mencintaimu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
E N C E K U B I N A
EditorE N C E K U B I N A
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Secarik Pesan untuk Sosok yang Tak Terlupakan

10 Apr 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Bilik Nostalgia

[PUISI] Bilik Nostalgia

10 Apr 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Bayang Tanpa Nama

[PUISI] Bayang Tanpa Nama

09 Apr 2026, 19:48 WIBFiction
[PUISI] Perjalanan Lara

[PUISI] Perjalanan Lara

09 Apr 2026, 05:04 WIBFiction