Angin datang layaknya pengembara tua,
Membawa karung kenangan
Dilemparkannya ke dasar,
hingga gema nama menjelma
Jurang itu bukan sekadar luka,
Samudra lupa menjadi laut,
Gelombang terkurung batu
Atau mengamuk dalam diam
Bukan yang panjang
Bulan menggantung persis lentera rapuh,
Air mata perak ke bumi
Namun jurang tetap hitam, mengenakan mantel dari bayang-bayang.
![[PUISI] Jurang](https://image.idntimes.com/post/20231119/pexels-andrei-tanase-1271619-d970b9a19a754cc9ecd9f9b6f7df74c6-a5337f3b54d3a5c8d4095ad4e059269b.jpg)