Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Rantau di Dalam Diri

[PUISI] Rantau di Dalam Diri
Ilustrasi kamar yang terasa kosong. (pexels.com/Janco Ferlic)
Share Article

Dulu jarak sekecil pintu kamar
sudah cukup membuat hati gundah.

Langkah orang tua menjauh
sering terasa seperti sesuatu yang tidak selesai
di dalam kepala.

Petir terasa lebih dekat
daripada langit yang sebenarnya jauh.
Hujan seperti tanda bahwa sesuatu dapat hilang
tanpa sempat dipahami arahnya. 

Malam-malam berpindah ruang
ke kamar yang lebih terang,
atau ke ruang yang bukan milik sendiri
asal ada suara napas lain di dalamnya.

Lalu jarak mulai punya bentuknya sendiri.
Tidak lagi hanya tentang pintu kamar,
tapi tentang orang-orang yang pergi
dan pulang dengan waktu yang tidak sama. 

Tentang rumah yang tidak lagi satu,
melainkan tersebar di tempat-tempat yang harus diingat satu per satu. 

Kini jarak itu hanya sebatas lewat.
Tidak ada lagi yang perlu ditakuti

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You

[PUISI] Rindu Tak Bertuan

15 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera

Related Articles

See More
[PUISI] Berhenti Memaksa

[PUISI] Berhenti Memaksa

11 Jul 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Sang Fakir

[PUISI] Sang Fakir

11 Jul 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sampai di Hari Ini

[PUISI] Sampai di Hari Ini

10 Jul 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Air Mata Terakhir

[PUISI] Air Mata Terakhir

10 Jul 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Kabar Mereka

[PUISI] Kabar Mereka

09 Jul 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Tanpa Jiwa

[PUISI] Tanpa Jiwa

09 Jul 2026, 17:38 WIBFiction
[PUISI] Laskar Matahari

[PUISI] Laskar Matahari

09 Jul 2026, 05:25 WIBFiction