Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Kau yang Hadir dari Layar
ilustrasi menonton drama (Pexels.com/cottonbro studio)

Di hari-hari ketika langit terasa kelabu
ketika langkahku berat dan harapan pun layu
hadirmu datang dari layar yang sederhana
membawa tawa, membawa hangat, membawa cahaya

Dalam setiap peran yang kau mainkan dengan hati
aku menemukan alasan kecil untuk kembali berdiri
Kau memang tak pernah tahu namaku
tak pernah tahu berapa kali aku menunggumu

Namun setiap adegan yang kau hidupkan
seperti tangan yang diam-diam menggenggam
Saat dunia terasa terlalu berat untuk kujalani
kisahmu mengajarkanku bahwa esok masih layak dinanti

Terima kasih telah menjadi cahaya di hari yang kelam
Meski hanya melalui layar
kau pernah membuatku percaya
bahwa hidup masih menyimpan alasan untuk bertahan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team