Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Menara Gading

1 min read
[PUISI] Menara Gading
ilustrasi menara gading (pexels.com/Ozan Tabakoğlu)

Gampang memang ngomong dari menara gading
Hari-hari berlagak tulang sudah dibanting
Seolah-olah gengnya paling pontang-panting
Sedang yang lama bising dibatasi dinding
Dibikin mustahil sampai ke kuping

Gampang memang ngomong dari menara gading 
Boro-boro menganggap penting lagi genting 
Tinggal lengking menuding giringan asing
Dirinya sendiri hobi menggiring anjing
Digerogoti segala yang nyaring

Entah menara gading
Entah menara maling
Yang di atas asik berbaring
Yang di bawah bersisa puing

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article
    Editorial Team

    Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel