Di negeri yang riuh oleh kabar buruk
di tengah harga bahan pokok yang naik dan janji-janji yang sirna
masih ada tangan yang terulur tanpa suara
membagi nasi di tengah orasi, meneduhkan yang terluka
Ketika banyak hati memilih menutup mata
masih ada manusia yang memilih peduli sesama
Di tengah demonstrasi yang penuh resah dan kecewa
seorang pemuda mengangkat mereka yang tak berdaya
seorang asing menolong tanpa bertanya siapa
Mereka mungkin tak punya kuasa
namun kebaikannya menyalakan cahaya
di sudut-sudut negeri yang hampir kehilangan asa
Mungkin negeri ini belum sepenuhnya baik
masih banyak luka yang belum selesai diobati
Namun selama masih ada hati yang tak terusik
yang memilih menolong meski hidupnya sendiri sulit
harapan tak akan benar-benar sirna
Sebab di tengah zaman yang terasa pelik
kebaikan kecil yang kita lakukan hari ini
mungkin adalah alasan negeri ini
belum sepenuhnya kehilangan cahaya
![[PUISI] Kebaikan yang Menolak Padam](https://image.idntimes.com/post/20261028/pexels-rakhmatsuwandi-33957680_d5a55221-cb8b-4793-81e3-88a4ec02f1bb.jpg)