Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Ketika Hati Membantah Kepala

[PUISI] Ketika Hati Membantah Kepala
ilustrasi perasaan (pexels.com/Anastasiia Chaikovska)

Kepala berkata, berhenti
jalan itu penuh jurang dan bahaya
Hati berbisik, lanjutkan
ada cahaya di ujung sana

Kepala menimbang dengan angka
hati menakar dengan rasa
Di antara keduanya aku terdiam
menjadi penonton atas diriku sendiri

Mungkin hidup memang panggung
pro dan kontra yang tak pernah selesai
Kepala dan hati terus bersilang
sementara langkahlah yang harus memilih

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Jika Uang Bukan Masalah

25 Apr 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Paradoks

[PUISI] Paradoks

23 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Kepada Perempuan

[PUISI] Kepada Perempuan

22 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Memetik Purnama

[PUISI] Memetik Purnama

21 Apr 2026, 20:17 WIBFiction