Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Ketika Kota Mengingatmu

[PUISI] Ketika Kota Mengingatmu
ilustrasi perempuan di tengah kota (unsplash.com/Anubhav Saxena)

Menyusuri kota dengan rasa hampa
Setiap sudut memiliki kenangan
Semua terasa hilang seketika
Kembali di dalam kesendirian

Langkahku terdengar sunyi di jalanan
Di antara hiruk-pikuk yang tak lagi sama
Tawa dan senyum yang dulu hangat
Kini hanya bayang yang memudar cepat

Rasa rindu yang tak bisa kugenggam lagi
Membuatku tersesat dalam labirin waktu
Namun gelak tawa dan percakapan manis
Telah lama pergi bersama langkahmu

Meskipun kota ini tetap sama
Segalanya terasa telah berubah
Di setiap sudut dan di setiap titik
Kamu masih ada meski sekadar kenangan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Theodore Siagian
EditorTheodore Siagian
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Kepada Hari Jumat

11 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Tak Punya Kuasa

[PUISI] Tak Punya Kuasa

11 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bilik Nostalgia

[PUISI] Bilik Nostalgia

10 Apr 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Bayang Tanpa Nama

[PUISI] Bayang Tanpa Nama

09 Apr 2026, 19:48 WIBFiction
[PUISI] Perjalanan Lara

[PUISI] Perjalanan Lara

09 Apr 2026, 05:04 WIBFiction