Hidup bagaikan kabut, tak tentu arah
Mimpi-mimpi hancur, terbawa angin pagi
Kehampaan merajalela dihati
Keraguan semakin membelenggu
Langit gelap, cahaya bintang meredup
Reruntuhan impian menjadi hancur
Harapan sirna terbawa angin
Seakan-akan waktu berhenti
Mengepakkan sayapnya yang tak terlihat
Hati teriris oleh kekecewaan
Mencoba mencari arti dalam kekosongan
Di balik reruntuhan, tersisa sedikit harapan
Adanya keajaiban dari ketidakpastian
Mungkin dapat menjadi awal baru perjalanan
![[PUISI] Ketika Mimpi Terpecah](https://image.idntimes.com/post/20240704/pexels-photo-11149233-c6cdc6cfcbd4d8029a05e025eea142cd-90f04e6cea3ba1ba0aeca1f6c062928f.jpeg)