Bersamaan dengan mati lampu, semangatku padam
Panas yang menyiksa enggan mengizinkanku bekerja
Rasanya ingin memporak-porandakan dunia
Hari demi hari berkutat dengan derita yang sama
Sungguh, kapankah kota ini kembali seperti sedia kala?
Saat listrik tak lagi padam begitu saja
Saat antrean bensin bukan lagi cerita
Dan gas melon tak lagi jadi rebutan warga
Mengeluh begini mungkin tiada lagi gunanya
Setidaknya bisa meringankan beban di dada,
Usai terbebani alasan mereka yang bertakhta
Tanpa tahu kapan mereka akan menawarkan solusinya
![[PUISI] Kota yang Tidak Baik-baik Saja](https://image.idntimes.com/post/20260910/lhon-karwan-6uzi9ldnyzg-unsplash_dc7c4b31-7557-4f40-b2fd-2b1c1b5212ce.jpg)