Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Kursi Kosong

[PUISI] Kursi Kosong
ilustrasi kursi kosong (freepik.com/wirestock)

Kopi di meja masih menyisakan hangat
Tapi tak ada tangan yang meraihnya erat
Aku menunggu suara yang tak lagi datang
Hanya detak jam yang terus berulang

Kau pergi begitu saja tanpa pamit panjang
Tinggalkan kursi itu diam, dingin, dan lapang
Tak ada jejak, hanya bekas sandaran
Yang dulu menopang tawa dan perbincangan

Kursi kosong itu kini jadi saksi diam
Tentang janji-janji yang menguap dalam malam
Tentang cerita yang tak selesai dirangkai
Padahal hati sudah lama termeterai

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Secarik Pesan untuk Sosok yang Tak Terlupakan

10 Apr 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Bilik Nostalgia

[PUISI] Bilik Nostalgia

10 Apr 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Bayang Tanpa Nama

[PUISI] Bayang Tanpa Nama

09 Apr 2026, 19:48 WIBFiction
[PUISI] Perjalanan Lara

[PUISI] Perjalanan Lara

09 Apr 2026, 05:04 WIBFiction