Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Kusulam Rindu pada Retina Matamu

[PUISI] Kusulam Rindu pada Retina Matamu
ilustrasi bola mata (pixabay.com/bniique)

Kekasih, bukalah matamu
Telah kugunting rapi sebuah harapan
Membentuk pola menyerupai rindu
Kemarilah, biar kulekatkan pelan-pelan

Kumasukan sebuah jarum dengan benang dari serat percaya
kusirat perlahan meliputi sel dan syaraf mata
Kini, sulaman rindu sudah terpasang
Tentu tidak pedih—tetapi mampu mengurangi sedih di matamu
Pun bisa meredup redam cemas dan gelisah yang seketika datang

Sulaman itu menyatu pada sel-sel mata
Bereaksi ke setiap inci saraf retina 
Yang nanti dapat memvisualisasikan diriku
Saat kau sangat ingin, aku berada di dekatmu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rafi Hermawan
EditorRafi Hermawan
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sunyi yang Mendesak

24 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction