Aku tidak tahu harus menyebutnya apa
Sedih bukan marah pun bukan
Hanya perasaan berat yang menetap
Dan menolak pergi ke mana-mana
Ia duduk di sampingku saat pagi
Mengikutiku sampai malam
Mengubah hal-hal sederhana
Menjadi sesuatu yang terasa sulit
Aku lelah menjelaskan keadaan ini
Kepada orang yang tak mengalaminya
Karena beberapa luka memang hidup
Di tempat yang tak bisa diperlihatkan
Jadi aku memilih diam sejenak
Mendengarkan diriku sendiri
Sebab kadang yang paling kubutuhkan
Adalah ruang untuk merasa lelah
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Lelah yang Tidak Punya Nama
![[PUISI] Lelah yang Tidak Punya Nama](https://image.idntimes.com/post/20260609/pexels-cottonbro-8370880_73963908-97e9-4ee0-85fe-97ab709447c3.jpg)
ilustrasi seorang pekerja kantor yang kelelahan (pexels.com/cottonbro studio)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editorial Team
EditorYudha