Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Menatap Jalan yang Kutinggalkan

ilustrasi foto menatap masa depan
ilustrasi foto menatap masa depan (unsplash.com/Marc-Olivier Jodoin)

Langkahku beriringan dengan tetesan air hujan
Tubuh bergetar di bawah langit mencengkam
Gemerlap kilat terukir di ujung malam
Permohonan maaf yang telah diucapkan

Bahtera berlalu menatap lautan
Pusaran ombak dalam buaian
Menatap langit yang telah kulewatkan
Hatiku sungguh terasa tidak nyaman

Kutegaskan langkah kakiku
Berjalan saja apa pedulimu
Biarlah berlalu tenggelam oleh waktu
Menuju jalan baru yang akan aku tuju

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[CERPEN] Halte, Hujan, dan Kartu Nama

07 Feb 2026, 08:10 WIBFiction
ilustrasi hutan bambu

[PUISI] Rumah tak Bersisa

07 Feb 2026, 07:07 WIBFiction
ilustrasi perempuan bersedih karena ditinggal kekasih

[PUISI] Belenggu Rindu

06 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
Ilustrasi menggosip

[CERPEN] Penggosip

05 Feb 2026, 15:17 WIBFiction
ilustrasi seseorang kehujanan

[PUISI] Hujan dan Luka

04 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
Ilustrasi gambar orang berjalan

[CERPEN] Langkah Kerinduan

04 Feb 2026, 05:10 WIBFiction
Seseorang menatap langit senja

[PUISI] Jingga di Langit

04 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi potret buram (pexels.com/Cottonbro studio)

[PUISI] Simpang Buram

03 Feb 2026, 06:12 WIBFiction
ilustrasi taman

[PUISI] Taman yang Salah

03 Feb 2026, 05:24 WIBFiction