Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Nestapa Sang Durjana

[PUISI] Nestapa Sang Durjana
ilustrasi meringkuk bersedih (pexels.com/Pixabay)

Ke mana tingkah yang dulu congkak?
Bukankah engkau sudah merasa digdaya, tuan?
Hendak rakus di tanah orang
Seperti binatang tak paham aturan

Tuan, mengapa engkau sekarang tertunduk lesu?
Meratapi nestapa sang durjana?
Sial yang terkenal dalam istilah karma
Pesakitanmu adalah puncak murka

Hendak ke mana lagi engkau berlari, tuan?
Sekarang sudah habis seluruh ampunan
Hutang adab tak akan terbayar uang
Jiwamu tak dapat ditebus di tanah orang

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Mutiatuz Zahro
EditorMutiatuz Zahro
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sunyi yang Mendesak

24 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction