Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Pagi yang Menunggu

[PUISI] Pagi yang Menunggu
ilustrasi matahari terbit (pexels.com/Cliford Mervil)
Share Article

Langit belum sepenuhnya terang
Warna kelabu masih menggantung di timur
Udara membawa sisa malam
Namun mentari perlahan menyapa

Lampu jalan satu per satu padam
Seolah memberi ruang bagi cahaya
Hal-hal kecil kembali bergerak
Semua perlahan membuka mata

Aku bangun tanpa banyak rencana
Hanya mengikuti perubahan warna di langit
Terang datang tidak dengan tergesa
Namun cukup untuk memberi arah

Pagi ini tidak menjanjikan apa-apa
Ia hanya memberi kesempatan baru
Selama cahaya masih menemukan jalan
Harapan selalu punya tempat untuk tinggal

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Related Articles

See More

[PUISI] Hari Ini Akan Baik-baik Saja

27 Jun 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Masa Usang

[PUISI] Masa Usang

26 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Lemah Tapi Kuat

[PUISI] Lemah Tapi Kuat

25 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Secercah Gelisah

[PUISI] Secercah Gelisah

24 Jun 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Lumbung Kosong

[PUISI] Lumbung Kosong

23 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Menebak Arah Dunia

[PUISI] Menebak Arah Dunia

23 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Batas Nalar

[PUISI] Batas Nalar

22 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Lembaran dan Balon

[PUISI] Lembaran dan Balon

22 Jun 2026, 05:25 WIBFiction