Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Penjaga Dahaga

[PUISI] Penjaga Dahaga
ilustrasi botol minum (pexels.com/cottonbro studio)

Di ransel lusuh yang menemaniku berjalan
Sebuah botol berdiri diam tanpa keluhan
Ia bukan sekadar wadah berisi cairan
Tapi penolong setia di teriknya perjalanan

Saat tenggorokan retak oleh panas siang
Ia hadir memberi sejuk meredam riang
Seteguk kecilnya sederhana tapi bermakna
Menyimpan rahmat dalam setiap rasa

Botol minum penjaga dahaga
Kau ajarkan arti kesetiaan sederhana
Tak banyak bicara tak minta balasan
Hanya memberi hidup dalam keheningan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[CERPEN] Sampai Mati

17 Apr 2026, 06:38 WIBFiction
[PUISI] Sang Pemilih

[PUISI] Sang Pemilih

17 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Ritmeku Sendiri

[PUISI] Ritmeku Sendiri

15 Apr 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Sisa Tawa di Dada

[PUISI] Sisa Tawa di Dada

15 Apr 2026, 05:04 WIBFiction