Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Matahari Berbisik sebelum Terbenam

[PUISI] Matahari Berbisik sebelum Terbenam
ilustrasi matahari terbenam (freepik.com/freepik)

Aku merunduk di ufuk
Menyisakan cahaya yang hangat
Setiap warna merahku adalah
pelajaran yang tak terucap
Biarkan hari yang berat larut dalam senja
Sebab tak ada beban yang abadi

Yang hilang takkan kembali
Yang tersisa harus dijaga
Hidup bukan tentang menahan
tapi melepas dengan tenang
Aku mengingatkan, gelap tak selalu menakutkan
Ia hanyalah selimut, yang mempersiapkan pagi

Tatap langit, serap bisikku yang perlahan memudar
Simpan ketenangan ini, dalam setiap napas
Esok akan datang dengan cemerlang
Dan setiap langkahmu, akan kau temui kedamaian

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Lelaki yang Harus Selalu Kuat

01 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Kepada Ibu

[PUISI] Kepada Ibu

28 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Untuk Anakku

[PUISI] Untuk Anakku

27 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Serambi Kosong

[PUISI] Serambi Kosong

26 Feb 2026, 14:47 WIBFiction
[PUISI] Merayakan Sepi

[PUISI] Merayakan Sepi

25 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Gerimis

[PUISI] Di Antara Gerimis

24 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berjalan

[PUISI] Luka yang Berjalan

23 Feb 2026, 05:04 WIBFiction