Kita terjebak dalam riuh layar yang tak pernah tidur,
melihat hidup orang lain yang tampak begitu terukur.
Lalu mulai menghakimi diri dengan deretan angka dan pencapaian,
seolah hidup adalah lintasan lari yang penuh dengan persaingan.
Padahal, di balik bingkai foto yang terlihat sangat sempurna,
ada lelah dan air mata yang tak pernah ikut terpampang di sana.
Jangan biarkan standar dunia mencuri damai di dalam hatimu,
sebab setiap orang punya musimnya sendiri, begitu pun denganmu.
Berhenti membandingkan langkahmu dengan kecepatan orang lain,
karena jalan yang kamu tempuh punya takdir yang berbeda desain.
Cukup jadilah lebih baik dari dirimu yang kemarin hari,
sebab kemenangan sejati adalah saat kamu berhasil menghargai diri sendiri.
![[PUISI] Perlombaan Tanpa Garis Finis](https://image.idntimes.com/post/20260410/pexels-karola-g-7283496_312ede5a-6fcd-44e8-ab2b-d528bae8ffc5.jpg)