Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Rindu Tak Bertepi

[PUISI] Rindu Tak Bertepi
ilustrasi tangan memegang pesawat kertas (pexel.com/Ediprastyo)
Share Article

Untuk perjalanan penuh liku merindumu,
Aku mungkin telah menang dalam bayang tanpa jejak.
Tapi mungkin kau lupa,
Ataukah kau telah karam dalam gulita.

Bukan pada laut yang kau arungi,
Tapi pada perjalanan tak dinyana tanpa tepi.
Ia menjeratmu dalam semesta tanpa kompas rasaku

Dan mungkin kau juga telah alpa,
Bahwa gurita asa yang tertangguhkan tak hanya terpaut pada satu pasak.
Ia merambat lirih, mungkin diam-diam
Tapi tumbuh membahana dan menjelma rimba yang tak lagi tertaklukkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya

Related Articles

See More

[PUISI] Dompet Renta Ayah

28 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Selembar Pasrah

[PUISI] Selembar Pasrah

27 Mei 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Jubah Prasangka

[PUISI] Jubah Prasangka

27 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Tentang Mimpi

[PUISI] Tentang Mimpi

26 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Tolak Ukur

[PUISI] Tolak Ukur

25 Mei 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Perihal Ibu

[PUISI] Perihal Ibu

25 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Gambaran Masa Lalu

[PUISI] Gambaran Masa Lalu

24 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pisau Permata

[PUISI] Pisau Permata

24 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Aku Tidak Peduli

[PUISI] Aku Tidak Peduli

23 Mei 2026, 05:25 WIBFiction