Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Rindu Tak Bertepi

ilustrasi tangan memegang pesawat kertas
ilustrasi tangan memegang pesawat kertas (pexel.com/Ediprastyo)

Untuk perjalanan penuh liku merindumu,
Aku mungkin telah menang dalam bayang tanpa jejak.
Tapi mungkin kau lupa,
Ataukah kau telah karam dalam gulita.

Bukan pada laut yang kau arungi,
Tapi pada perjalanan tak dinyana tanpa tepi.
Ia menjeratmu dalam semesta tanpa kompas rasaku

Dan mungkin kau juga telah alpa,
Bahwa gurita asa yang tertangguhkan tak hanya terpaut pada satu pasak.
Ia merambat lirih, mungkin diam-diam
Tapi tumbuh membahana dan menjelma rimba yang tak lagi tertaklukkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Januari Tidak Tergesa

07 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi perempuan bersedih

[PUISI] Senandung Rindu

06 Jan 2026, 14:47 WIBFiction
ilustrasi seorang pria

[PUISI] Tetap Berdiri

06 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi seorang wanita yang membuka pintu

[PUISI] Pintu Tahun Baru

05 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
Ilustrasi kapal mau tenggelam dengan latar langit senja.

[PUISI] Nakhoda Salah Arah

04 Jan 2026, 19:22 WIBFiction
Ilustrasi tumbuh

[PUISI] Tumbuh

04 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi rintik hujan di jendela

[PUISI] Air Mata Semesta

04 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi puisi episode yang mati

[PUISI] Episode yang Mati

03 Jan 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi puisi selangkah mundur

[PUISI] Selangkah Mundur

03 Jan 2026, 19:22 WIBFiction
ilustrasi buku kumpulan sajak

[PUISI] Sajak Cinta

03 Jan 2026, 16:47 WIBFiction