Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Saat Harapan Kehilangan Arah
ilustrasi seorang pria yang sendirian (pexels.com/Ferdous Hasan)

Aku sudah berjalan sejauh ini
Melewati pintu demi pintu
Membawa harapan yang terus tumbuh
Sampai akhirnya terasa begitu nyata

Setiap proses kulewati dengan sungguh
Belajar dari banyak hal yang sebelumnya asing
Mencoba menjadi lebih siap dari kemarin
Meski sering menyimpan takut sendirian

Lalu kabar itu datang begitu singkat
Menghentikan semua yang sempat kubangun
Seketika arah yang kupegang selama ini
Terasa hilang dalam satu waktu

Malam ini aku boleh merasa runtuh
Boleh kecewa dan kehilangan arah
Namun setelah semua air mata selesai jatuh
Aku tahu harapanku belum selesai di sini

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team