Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Sahabat Bertumbuh
ilustrasi persahabatan (pexels.com/Khoa Võ)

Kita bertemu saat mimpi belum berpagar

Langit masih rendah, bisa kita sentuh berdua

Di usia belia, persahabatan mengalir ringan

Seringan kehilangan pena di antara tawa

Lalu kita tumbuh dan jalan mulai bercabang

Masing-masing sibuk membaca diri sendiri

Realita datang seperti jalan terjal tanpa peta

Tak semua langkah berujung pada puncak yang sama

Sahabatku, kini senja memanggil kita pulang

Puncak usia telah kita pijak bersama

Mari turun perlahan, dengan hati yang lapang

Menikmati sisa jalan tanpa tergesa

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team