Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Sari Pati Sesajen

[PUISI] Sari Pati Sesajen
Default Image IDN
Share Article

Di dalam rimba yang sunyi dan magis
Terhamparlah altar sesajen yang kian berseri
Harum wangi kemenyan memenuhi udara
Sebagai persembahan yang suci dan abadi.

Sari pati sesajen, simbolik tulus penghormatan
Memanggil roh-roh leluhur dengan rasa khusyuk yang tulus
Layaknya titisan embun pagi yang berkilauan
Mengalirkan kehidupan dalam suatu ritual yang tertulis

Berkumpullah mereka di sekitar altar yang suci
Dalam doa-doa penuh kerinduan dan ketulusan hati
Mereka mengulurkan tangan dengan penuh keyakinan
Menyajikan sesajen sebagai bentuk penghormatan yang nyata

Gulungan daun pisang membawa nasi kuning harum
Sebagai simbol kesuburan dan kelimpahan dalam hidup
Lauk pauk lezat tersusun rapi dalam keserasian
Memberikan kenikmatan dan kelezatan yang tercipta

Buah-buahan segar, warna-warni dan menyegarkan
Melambangkan kehidupan yang berbuah beragam
Manisnya kembang gula, dengan serbuk bunga dihiasi
Sebagai penghormatan pada keindahan yang murni

Di atas sesajen, terdapat kembang tujuh rupa
Menggambarkan keindahan dalam berbagai perjalanan.
Bunga melati putih, sebagai lambang kesucian jiwa
Serta melur kuning, mewakili kekuatan dan keberanian

Dalam sari pati sesajen, terdapat pesan yang dalam
Mengajarkan tentang penghormatan pada warisan nenek moyang
Simbol-simbol yang terpatri dengan erat dalam jiwa
Menyatu dalam budaya, mengalir dalam sejarah yang terpahat

Sari pati sesajen, bukanlah sekadar ritual kosong
Melainkan ungkapan cinta pada yang telah pergi
Melalui setiap sajian yang indah dan penuh makna
Kita merajut tali batin, menyatu dalam ikatan abadi

Sari pati sesajen, pujian pada takdir yang terpilih
Dalam setiap kembang dan sajian yang terhampar
Memeluk harap pada kekuatan yang lebih tinggi
Menyembah alam dan leluhur, dalam tiada terkira

Dalam setiap lantunan doa dan sajian suci
Terpancarlah kehidupan, keberkahan, dan kedamaian
Sari pati sesajen, tanda penghormatan yang hakiki
Sebagai upaya kita dalam menjaga warisan kejayaan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Mulya
EditorMulya

Related Articles

See More

[PUISI] Ketika Harapan Masih Bernapas

01 Jul 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Nestapa Embun

[PUISI] Nestapa Embun

30 Jun 2026, 10:07 WIBFiction
[PUISI] Samudera Suci

[PUISI] Samudera Suci

30 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pemain Curang

[PUISI] Pemain Curang

30 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lambang Buram

[PUISI] Lambang Buram

29 Jun 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Cerita dari Bahari

[PUISI] Cerita dari Bahari

29 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Rumah yang Salah

[PUISI] Rumah yang Salah

28 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Masa Usang

[PUISI] Masa Usang

26 Jun 2026, 21:07 WIBFiction