Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Ke Mana Kita Menghadap

[PUISI] Ke Mana Kita Menghadap
ilustrasi seseorang sedang mengamati bunga matahari (pexels.com/Anh Khac)
Share Article

Baru kutahu, bunga matahari tak selalu mengikuti
Saat muda, ia bergerak mencari cahaya
Dari timur ke barat setiap hari
Lalu saat mekar, ia menetap menghadap timur

Aku jadi berpikir tentang manusia
Tentang bagaimana sekitar membentuk kita
Mengikuti rumah, aturan, dan kebiasaan
Sebelum tahu apa yang benar-benar kita mau

Mungkin sejak kecil kita memang begitu
Menghadap ke arah yang ditunjukkan dunia
Belajar dari apa yang ada di depan mata
Lalu mengira itulah satu-satunya arah

Tapi bunga itu mengajarkanku sesuatu
Bahwa mengikuti bukan berarti selamanya
Ada saatnya kita berhenti mencari cahaya
Dan mulai memilih ke mana ingin menghadap

Mungkin menjadi dewasa adalah saat itu
Ketika kita tahu dari mana kita berasal
Namun tak harus hidup seperti tempat tumbuh
Karena akhirnya, kita boleh memilih arah sendiri

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article

    Curated For You

    Editorial Team