Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Sekilas Sebelum Gelap

[PUISI] Sekilas Sebelum Gelap
ilustrasi matahari terbenam (unsplash.com/Ankhesenamun)

Biarkan aku memandang sekilas sebelum gelap 

menyimak sekelebat sebelum 
hening 

mengucap sekata sebelum 
bungkam

bernapas sejenak sebelum sesak 

menggenggam sesaat sebelum lemah 

berjalan sebentar sebelum jatuh 

merenung sekali sebelum mati 

 


Segala yang kulihat akan tiada 

yang kudengar akan menghilang 

yang kukata akan terlupa 

yang kuhirup akan menguap 

yang kuraih akan menjauh 

yang kutuju akan kelabu 

yang kupikir akan mengering 

 

Mata hanya menunggu buta

telinga lagi menanti tuli 

mulut menuju bisu 

paru menunggu rapuh 

tangan hanya menunggu patah

kaki pun menanti lumpuh 

kepala menunggu tiada 

 

Terlahir hanya untuk terkubur lagi 

hidup hanya untuk mati

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Indiana Malia
EditorIndiana Malia
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Langit yang Terluka oleh Manusia

10 Mar 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Retak

[PUISI] Di Antara Retak

10 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Memilih Keheningan

[PUISI] Memilih Keheningan

09 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Meminta Cahaya

[PUISI] Meminta Cahaya

08 Mar 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

08 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Cacat Perspektif

[PUISI] Cacat Perspektif

08 Mar 2026, 05:04 WIBFiction