Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Senyum Duka

[PUISI] Senyum Duka
ilustrasi senyum duka (unsplash.com/Zachary Kadolph)

Terukir senyum manis di bibirnya
Namun hatinya terluka dan merana
Sepi menyelimuti jiwa yang sepi
Senyum duka, tiada berteriak atau menangis

Senyumnya memancarkan kekuatan
Meski hatinya tergores oleh luka yang mendalam
Ia terus tersenyum meski dalam kesedihan
Menyiratkan bahwa hidup masih layak dijalani

Senyum duka, penuh dengan makna
Tak hanya melambangkan kesedihan dan duka yang menggelayut
Tapi juga kekuatan dan keberanian untuk melawan
Menghadapi segala liku hidup yang sulit dihadapi

Senyum duka, mungkin tak terlihat oleh banyak orang
Namun ia tetap ada, dalam setiap derai tangis dan tawa
Ia menjadi saksi akan perjuangan hidup yang berat
Senyum duka, tetaplah menghiasi hidupmu dengan keindahan yang tak tergantikan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Alwi Bastomi
EditorAlwi Bastomi

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Euforia Lawas

19 Mei 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Timeless

[PUISI] Timeless

19 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Mendekap Ego

[PUISI] Mendekap Ego

18 Mei 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Permata Pudar

[PUISI] Permata Pudar

18 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merayakan Mimpi

[PUISI] Merayakan Mimpi

17 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Esok Tanpamu

[PUISI] Esok Tanpamu

17 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bawa Aku Pergi

[PUISI] Bawa Aku Pergi

15 Mei 2026, 21:08 WIBFiction
[PUISI] Di Mana Suamiku?

[PUISI] Di Mana Suamiku?

15 Mei 2026, 05:04 WIBFiction