Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Sepi yang Berisik

[PUISI] Sepi yang Berisik
Seseorang duduk seorang diri di ruangan gelap. (pexels.com/Burst)
Share Article

Di antara ramai yang tak menegur,
aku duduk bersama sunyi yang enggan diam.
Ia berbicara tanpa suara,
namun menggema lebih keras dari keramaian.

Langkah-langkah lalu lalang tak berarti,
wajah-wajah datang tanpa benar melihat.
Aku ada, namun seperti hilang,
tertimbun riuh yang tak peduli.

Sepi ini terasa aneh—
ia tak pernah benar-benar hening,
justru sangat berisik oleh pikiran,
oleh setumpuk kenangan yang enggan menghilang.

Ada tawa yang dulu sempat singgah,
kini menjelma gema yang menusuk.
Ada nama yang pernah kusebut,
kini hanya sibuk berputar dalam kepala.

Aku berusaha memejamkan mata,
berharap sunyi ikut terlelap.
Namun ia tetap terjaga,
mengetuk dinding hati yang sudah retak.

Mungkin,
sepi bukan tentang sendiri,
melainkan kehilangan makna—
di tengah dunia yang tak menunggu
dan terus berlari.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You

[PUISI] Membaca Fotomu

04 Nov 2025, 20:46 WIBFiction
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya

Related Articles

See More
[PUISI] Berhenti Memaksa

[PUISI] Berhenti Memaksa

11 Jul 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Sang Fakir

[PUISI] Sang Fakir

11 Jul 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sampai di Hari Ini

[PUISI] Sampai di Hari Ini

10 Jul 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Air Mata Terakhir

[PUISI] Air Mata Terakhir

10 Jul 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Kabar Mereka

[PUISI] Kabar Mereka

09 Jul 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Tanpa Jiwa

[PUISI] Tanpa Jiwa

09 Jul 2026, 17:38 WIBFiction
[PUISI] Laskar Matahari

[PUISI] Laskar Matahari

09 Jul 2026, 05:25 WIBFiction