Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Seribu Cara untuk Tidak Menangis

[PUISI] Seribu Cara untuk Tidak Menangis
ilustrasi perempuan yang menangis (pexels.com/cottonbro studio)

Dada terasa sesak menahan tangis
Pandangan kabur karena air mata
Puisi yang tak kunjung selesai
Karena aku mulai kehilangan kata

Kesibukan menjadi pelarianku
Meskipun dikejar sosok bernama duka
Senyum mulai kehilangan bentuknya
Tersegel oleh rasa penyesalan

Seribu cara untuk tidak menangis
Tapi hati tidak bisa berbohong
Menyelipkan tawa di tengah kesedihan
Belajar arti dari bertahan

Mungkin waktu bisa menyembuhkan
Luka akan hilang perlahan
Sekeras apa pun aku mencoba
Tidak akan membuatku lupa

Seribu cara untuk tidak menangis
Mengingatkanku untuk tetap bahagia

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Titik yang Enggan Dijemput Garis

25 Mar 2026, 19:22 WIBFiction
[PUISI] Suara Bertingkah

[PUISI] Suara Bertingkah

25 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Menang

[PUISI] Menang

25 Mar 2026, 06:28 WIBFiction
[PUISI] Layu, Tapi Hidup

[PUISI] Layu, Tapi Hidup

25 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merajut Laut Fajar

[PUISI] Merajut Laut Fajar

25 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction