Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Simfoni Ruang Hampa

[PUISI] Simfoni Ruang Hampa
Ilustrasi meja bundar berwarna putih. (unplash.com/Samuel Oakes)

​Ada lonceng yang berdentang di rongga dada,
bergerincing luruh menyisir nadi yang renyah.
Aku tersungkur dalam dilema yang kian membeku,
di bawah langit yang perlahan lumat ditelan abu.

​Pada siapa sunyi ini harus kutumpahkan?
Saat diri tak lagi sanggup memanggul ketiadaan.
Aku hanya ingin menjinakkan naga di balik rusuk,
yang meraung meminta sesisip penawar bagi perut yang remuk.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Simfoni Ruang Hampa

02 Mei 2026, 22:22 WIBFiction
[PUISI] Hamparan Semu

[PUISI] Hamparan Semu

01 Mei 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Aku Terkutuk

[PUISI] Aku Terkutuk

01 Mei 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Nasi Goreng Ibu

[PUISI] Nasi Goreng Ibu

01 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

29 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Kucari Kamu

[PUISI] Kucari Kamu

28 Apr 2026, 20:17 WIBFiction