Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Spongebob yang Menghilang

[PUISI] Spongebob yang Menghilang
Doc. Pribadi
Share Article

Ada yang ingat semalam hari apa?

Bukan hari spesial atau hari biasa

Tepat di bulan Mei tanggal ke-25

Squidward dirundung kabar bahagia

Spongebob dan Patrick pergi berkemah

Di Bikini Bottom tempatnya

Yang tak jauh dari rumah tetangganya

Generasi tahun 90 dan awal 2000-an pasti tahu kisahnya

Ya, serial Spongebob Squarepants favorit kita

*ini maksa banget kayaknya

 

Yang ditayangkan tiap waktu tanpa jeda

Di balik layar kaca

Yang menjadi topik perbincangan hangat di sekolah

Yang menjadi alasan betah di rumah

Yang menjadi alasan lumrah rebutan remote di rumah

Ya, tayangan yang sudah tak kutahu rimbanya

Yang sudah tak kutemui di TV kita

Pencekalan dan larangan tayang katanya

 

Ada yang bilang terlalu banyak konten kekerasan

Tak luput juga peran pembodohan

Yang tak layak untuk anak yang masih dalam tahap perkembangan

Sungguh sangat disesalkan

Yang lebih memprihatinkan

Semakin banyak sinetron percintaan

Yang mengisi waktu rehat dan liburan

Yang kisahnya menjadi bahan bualan

Ketika anak-anak melakukan perkumpulan

 

Sangat berbeda dengan zamanku dulu memang

Apakah itu memang konten yang dibutuhkan sekarang ?

Yang lebih baik dari konten yang pernah dilarang

 

Setidaknya aku pernah mendapat pelajaran

Dari konten yang katanya berisi kekerasan

Tentang teman dan persahabatan

Dan bermacam-macam hewan yang ada di lautan

Sandy, seekor mamalia yang mencoba hidup di lautan

Namun, masih memerlukan udara untuk menyambung kehidupan

 

Darinya, aku tahu

Patrick merupakan organisme yang tidak berotak

Yang ternyata ada dalam pelajaran sekolah

Tinggal aku yang harus memperdalamnya

 

Sebenarnya aku tak apa

Jika tayangan tak lagi sama

Namun, hati ini terus dihantui rasa iba

Dan keprihatinan yang menerpa

Kenapa anak yang masih di bawah usia?

Sudah mahir mengumbar kisah cinta di media 

Bak selebrita kelas dunia

Dimana orang berkepala 2 belum tentu melakukan hal serupa

Turut merasa bersalah

Namun, apalah daya sebagai rakyat biasa

Tak banyak sumbangsir usaha

Tak mungkin juga kita menjauh dari media

 

Bukan maksud menyebar provokasi dan kebencian

Hanya sedikit ingin menyalurkan keprihatinan

Untuk mereka yang sedang dalam tahap perkembangan

Dan orang-orang yang menjadi panutan

Agar tidak sekedar meraup keuntungan

Serta terselip secerca harapan

Kapan Spongebob kembali ditayangkan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani

Related Articles

See More

[PUISI] Hari Ini Akan Baik-baik Saja

27 Jun 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Masa Usang

[PUISI] Masa Usang

26 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Lemah Tapi Kuat

[PUISI] Lemah Tapi Kuat

25 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Secercah Gelisah

[PUISI] Secercah Gelisah

24 Jun 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Lumbung Kosong

[PUISI] Lumbung Kosong

23 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Menebak Arah Dunia

[PUISI] Menebak Arah Dunia

23 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Batas Nalar

[PUISI] Batas Nalar

22 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Lembaran dan Balon

[PUISI] Lembaran dan Balon

22 Jun 2026, 05:25 WIBFiction